Ada Yang Aneh Untuk SERP Kontes SEO 2019

Lama nggak ikutan kontes seo lalu coba-coba buat artikel kontes yang sudah berjalan dan tinggal sebulan berakhirnya. Selain itu, sekalian saja daftar siapa tahu dapat hadiah meskipun nggak berharap banyak.

Lewat artikel dengan keyword Stimuno untuk balita, 2 blog saya pakai sebagai perbandingan sekalian untuk uji coba.

Namun, ada yang aneh pada SERP atau hasil pencarian di Google untuk artikel tersebut. Hasil SERP terbatas cuma enam atau tujuh halaman saja.

Padahal yang mendaftar lebih dari 100 peserta. Seharusnya hasil penelusuran lebih dari 10 halaman dengan masing-masing halaman berisi 10 hasil. Belum lagi artikel yang ada di blog dummy.

Selain itu, hasil SERP lebih banyak bukan dari keyword yang dilombakan atau berasal dari blog atau situs non peserta. Aneh dan agak repot juga untuk mengoptimasi artikel jika hasil SERP tidak jelas.

Namun setelah kontes seo berakhir, muncul juga hasil penelusuran (SERP) yang seharusnya. Dan ternyata salah satu blog saya berada di halaman awal. Sayangnya kontes sudah berakhir.

hasil SERP 5 April 2019

Kejadian hampir sama untuk kontes Info Bimtek Pusdiklat Pemendagri dimana sempat terjadi juga SERP terbatas. Namun sepertinya lebih banyak apa adanya (lebih dari 10 halaman hasil pencarian).

Untuk sementara blog saya ada di halaman awal meskipun tidak masuk 3 besar. Hanya saja dalam aturan kontes tersebut peserta minimal 60 atau akan diperpanjang jika belum terpenuhi. Batas akhir pendaftaran 10 April 2019 dan waktu pengumuman pemenang tidak disebutkan.

Kedua kontes di atas sudah berjalan 2 bulan sebelum saya ikut. Jadi hasil SERP mulai dari awal tidak saya ketahui.

Kalau untuk artikel Asuransi Kendaraan MSIG, Berkendara Tanpa Cemas saya coba ikuti pada waktu kontes sedang berjalan setengah perjalanan. Artinya masih dua bulan lagi kontes berakhir. Jadi masih ada waktu untuk mengoptimasi (jika mau lanjut ikutan).

Dari hasil penelusuran berdasarkan keyword kontes seo yang diperlombakan, sepertinya ada perubahan untuk hasilnya. Setidaknya bisa menjadi bahan analisa mengapa hal itu bisa terjadi. Mudah-mudahan saya bisa menemukan jawabannya, atau hanya sekedar fenomena sesaat saja.

Artikel Lainnya

About the Author: Kang Andre

Blogger amatir yang mencoba belajar ngeblog dan berbagi pengalaman lewat artikel online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *